Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Perbaikan Sekolah (Teori Persekolahan)

            Analisis  Pelaksanaan kebijakan tentang persekolahan dalam upaya perbaikan sekolah: 1.       Tanpa menggunakan teori 2.       Menggunakan teori yang salah 3.       Teori benar tapi pelaksanaan salah 4.       Menggunakan teori yang kontradiksi Sekolah itu berbeda-beda (Hopkins, school improvement ) 1.       Sekolah yang aktif 2.       Sekolah yang tidak aktif, tumbuh tidak semakin baik 3.       Sekolah yang gagal, sekarat Strategi penyelesaian berbeda-beda Fakta: menggunakan standar terpusat meskipun kondisi bervariasi Ini karena adanya intervensi dan dominasi Contoh: ttg proses akreditasi Program sekolah ada 2: 1)       Program Pengembangan (development) 2)       Program Pemeliharaan (maintenance)   Perlu ada keseimbangan 1.       Sekolah papan atas menggunakan inovasi dgn dukungan eksternal, berusaha mempertahankan posisi shg tetap efektif, Orientasi sudah jelas 2.       Sekolah tengah perlu kerjasama dengan s

CAKRA MANGGILINGAN: Landasan Kurikulum

Landasan Pengembangan Kurikulum   (2) Pertemuan kedua Prof Dr Marsigit, M.A. (150317)  diawali dengan memberi tes singkat, tentang padanan kata. Berikut ini beberapa materi soal dan jawabannya di mana tekstual menggambarkan konteksnya (mengacu pada filsafat). Belajar = membangun Mengajar = memfasilitasi Guru = fasilitator Murid = subjek Logika = konsisten Nyata = cocok Cerdas = santun Pikiran = rasio Pancaindera = persepsi Formal = bentuk Penilaian = mencatat Serius = intens Waktu = relatif Mengulang = siklik Mengurangi = reduksi Menambah = sintesis Tetap = ideal Berubah = realita Diabaikan = ephoce Sama = identic Beda = kontradiktif Fakultas = kemampuan Nol = tiada Satu = esa Banyak = plural Kecil = mikro Besar = makro Di sana =di luar Di sini = di dalam Di atas = langit Di bawah = bumi Berhenti = mitos Terus = kontinyu Membaca = terjemah Menulis = direct Menyerah

Landasan Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pendidikan Matematika (1)

Landasan Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pendidikan Matematika (1) PENGANTAR Ini merupakan pokok bahasan pertama perkuliahan “Kajian Kurikulum Matematika”, oleh Prof Dr Marsigit, M.A. Mata Kuliah ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan dan pelayanan kepada mahasiswa Program S3 Prodi Ilmu Pendidikan Konsentrasi Pendidikan Matematika, untuk membangun pemahaman dan memperoleh pengalaman mengembangkan Kurikulum Matematika dengan cara mengkaji, meneliti dan mensimulasikan Model Pengembangan Kurikulum Matematika. Kompetensi dasar sesuai dengan silabus beliau adalah “Mengkaji, memahami, menghasilkan,  mengelola dan menerapkan landasan pengembangan kurikulum matematika dan pendidikan matematika”. Kelas kami ada 9 orang perempuan semua, yaitu: Bu Salamia, Mb Rifa, Mb Puji, Mb Niken, Mb Dhian, Mb Nila (ijin), Mb Dhona, Mb Irma, dan saya. Pertemuan pertama kami tidak sampai 3 SKS karena beliau ada urusan dinas, yaitu sebagai Sekretaris Senat UNY. Beliau juga banyak tugas dinas kel

Karakteristik Teori Pendidikan Progresivisme

    Karakteristik Teori Pendidikan Progresivisme Progresivisme dalam pendidikan berpusat pada siswa dan memberi penekanan lebih besar pada kreativitas, aktivitas, belajar "naturalistik", hasil belajar "dunia nyata" dan juga pengalaman teman sebaya. Anak usia dini memainkan peran penting dalam mempersiapkan anak-anak untuk pengalaman pendidikan yang positif. Guru harus memotivasi melalui cinta dan kasih sayang dan pembelajaran yang harus didasarkan pada pengalaman kehidupan nyata. Guru harus peduli dan mengasihi semua siswa, membuat mereka merasa disambut dan ingin di kelas (menyenangkan). Bermain sangat penting pada tahap awal pendidikan karena bermain adalah kendaraan yang menggunakan anak-anak untuk memperoleh informasi dari dan tentang orang lain. Belajar dan pembelajaran harus terkait dengan kepentingan siswa dan dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari dan relevan bagi siswa. Berkaitan dengan karakteristik tersebut, berikut diuraikan kritik terhadap teori pr

Pengantar Teori Disiplin Formal

Teori disiplin formal,  dalam Buku “The Foundations of Modern Education” karya Wilds & Lottich   BAB I PENDAHULUAN Sejarah pendidikan, berangkat dari pemikiran para filsuf, yang melahirkan ilmu dan pengetahuan. Dalam konteks kehidupan, pemikiran filsuf dilatarbelakangi oleh ketidakpuasan atas realitas yang dialami, yang berkembang sebagai fenomena. Pun juga sebagai perkembangan atas ilmu pengetahuan itu sendiri yang berkontribusi dalam mengubah tatanan dunia dari waktu ke waktu, termasuk dalam sejarah perkembangan pendidikan. Munculnya teori-teori, hukum, aturan adalah sebagai wujud dari reaksi pemikir, tokoh-tokoh pada jaman-nya. Dalam hal ini yang banyak dibahas adalah filsuf dari negara Eropa. Kilas balik pada lahirnya Renaissance lahir sekitar abad ke 15-16 M, tatkala kaum intelektual, politik, dan seniman di daratan Eropa serentak bertekad untuk mengadakan suatu gerakan pembaharuan yang menginginkan kebebasan berpikir dan akan merubah doktrin agama mereka yang dirasaka